![]() |
| Jakarta Halal Market 2025 Tegaskan Posisi Ibu Kota sebagai Capital of Global Halal |
BISNISTRUST.COM - JAKARTA – Kawasan Car Free Day (CFD) di sekitar Bundaran HI hingga Jalan Imam Bonjol tampak semarak pada Minggu pagi (23/11/2025). Ribuan warga Jakarta yang berolahraga disuguhi kemeriahan ajang Jakarta Halal Market 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Acara yang memadukan edukasi, hiburan, dan bazar produk halal ini sukses menyedot perhatian publik sejak pukul 06.00 WIB. Dimulai dengan senam Zumba massal yang energik, suasana kian meriah dengan hadirnya berbagai panggung hiburan, games berhadiah doorprize, hingga photobooth tematik yang menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berswafoto.
Di tengah antusiasme warga, Kepala BPJPH RI, Ahmad Haikal Hasan—atau akrab disapa Babe Haikal—turut menyapa masyarakat dalam sesi talkshow santai bertajuk "Kongkow Bareng Babe Haikal". Dalam kesempatan tersebut, Babe Haikal membakar semangat para pelaku usaha dan masyarakat mengenai posisi strategis Indonesia di kancah global.
"Halal hari ini bukan hanya kebutuhan umat muslim saja, tetapi menjadi kebutuhan dunia. Ini simbol kesehatan, kebersihan, kualitas, dan peradaban modern. Halal itu double value. Dan saya tegaskan, Jakarta adalah ibu kota halal global (the capital of global halal)," ujar Babe Haikal yang disambut tepuk tangan riuh pengunjung.
Dorong Indonesia Sejajar Benchmark Global
Lebih lanjut, Babe Haikal menekankan bahwa gelaran ini merupakan bagian dari akselerasi menuju Wajib Halal yang mencakup makanan, minuman, kosmetik, hingga obat-obatan. "Pemerintah menegaskan bahwa semua produk sebagaimana diatur undang-undang wajib bersertifikat halal jika memang halal. Ini langkah besar untuk menempatkan Indonesia sejajar dengan benchmark global," tegasnya.
Ia juga menambahkan visi besarnya agar Pasar Halal Jakarta ini menjadi percontohan yang akan diduplikasi ke pasar-pasar lain di seluruh Indonesia.
Kesuksesan Jakarta Halal Market 2025 tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Sejumlah brand besar turut memberikan dukungan penuh untuk memperkuat ekosistem halal nasional. Terlihat antrean mengular di booth Chomp Chomp Marshmallow, yang konsisten mengedukasi konsumen bahwa camilan manis pun harus terjamin kehalalannya.
Dukungan serupa juga datang dari raksasa consumer goods Unilever yang menghadirkan produk andalannya seperti Royco dan Sariwangi, serta Indofood yang memanjakan pengunjung dengan Indomie dan Popmie. Tak ketinggalan, Danone turut mengambil bagian dalam menjaga hidrasi peserta CFD yang kelelahan berolahraga.
UMK Halal Menjadi Jantung Acara
Selain pihak swasta, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) juga hadir memperkuat sisi teknis dan edukasi mengenai standar pengujian produk halal. Jantung dari acara ini adalah deretan booth Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan BPJPH, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), serta inkubator bisnis dari berbagai kampus di Indonesia. Seluruhnya menyajikan ragam produk lokal berkualitas yang telah tersertifikasi halal.
Pengunjung dimanjakan dengan variasi produk yang lengkap, mulai dari wastra nusantara seperti kain tapis dan kerajinan tangan di booth Galery Shanggie, hingga fesyen muslim kekinian dari Zoya dan Safira.
Bagi pecinta kuliner, Jakarta Halal Market menjadi surga jajanan. Terlihat pengunjung memadati stand SAGO MEE dan Sagolicious yang menawarkan inovasi pangan lokal, Pempek Aira yang menggugah selera, hingga aneka camilan dari Famchips Snack, Kentang si Cemplon, Pitmonster, dan PT Crispy Salad Moonbite. Produk minuman dan bahan baku sehat, seperti Madu Aswaja dan Alamme, juga tersedia.
Kehadiran Halal Center dari berbagai institusi, termasuk Halal Center Mathla'ul Anwar dan LP3H Syarikat Islam, semakin menegaskan bahwa pendampingan UMK untuk naik kelas menjadi prioritas utama.
Jakarta Halal Market 2025 menutup rangkaian acaranya dengan optimisme tinggi, membuktikan bahwa gaya hidup halal dapat dikemas secara modern, menyenangkan, dan relevan bagi masyarakat urban Jakarta.***
